Image Source : Instagram
Syahrini saat ini memang tengah menikmati perannya sebagai seorang istri dan seorang ibu. Meski kehidupannya dianggap sempurna oleh banyak orang, namun Syahrini rupanya memiliki cerita mengharukan terkait perjuangannya untuk mendapatkan momongan. Cerita tersebut disampaikannya dalam akun Youtube miliknya.
Dalam pengakuannya, Syahrini mengungkapkan bahwa dirinya rela melewati serangkaian prosedur medis yang tidak mudah dan menguras fisik serta emosi untuk mendapatkan buah hati. Bahkan penyanyi 46 tahun itu sampai harus menjalani terapi hormon selama setahun penuh untuk bisa hamil kembali.

Bukan tanpa alasan, prosedur ini wajib dijalani Syahrini untuk menyehatkan kembali rahimnya setelah mengalami dua kali keguguran di masa lalu. Efek samping dari suntik hormon tersebut, istri dari Reino Barack itu mengalami perubahan fisik yang drastis.
"Aku harus bersabar dengan suntikan-suntikan hormon sehingga (berat badan) aku naik 20 kilogram waktu itu. Jadi setiap pagi, aku suntik kanan kiri dua," ujar Syahrini.
Artis bernama asli Rini Fatimah Jaelani itu mengakui bahwa semua prosedur yang dijalaninya setiap hari itu memberikan rasa sakit yang teramat sangat. Namun, hal tersebut ditahan Syahrini demi memiliki buah hati.
"Bagi ibu-ibu, jangan patah semangat. Kalau ingat momen itu rasanya memang sakit banget. Ada obat yang rasanya perih banget saat disuntikkan. Aku suntik setiap hari jam 9.00 pagi kiri dan kanan. Selama setahun aku harus menahan rasa sakitnya," imbuhnya.
Lebih lanjut, Syahrini mengaku sempat melakukan proses Bayi Tabung (IVF), namun mengalami kegagalan beberapa kali. Hal ini akhirnya membuatnya sempat Ikhlas pada keadaan. Hingga akhirnya mukjizat nyata tersebut. Syahrini akhirnya merasakan kehamilan secara natural hingga melahirkan bayi cantik pada tahun 2024 yang diberi nama Baby R.
"Jadi Baby R ini lahir melalui kehamilan natural ya. Tanpa proses obat-obatan seperti sebelumnya. Jadi perjuangan setiap ibu mendapatkan garis dua itu benar-benar aku merasakan sekali," tutur Syahrini. (ND)