Image Source : instagram.com/kemensetneg.ri
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan kepada jajarannya untuk memperbarui dan meningkatkan kualitas buku ajar nasional, sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi sumber daya manusia (SDM) Indonesia.
Melalui unggahan video di akun media sosial Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Prasetyo menjelaskan bahwa Presiden secara khusus meminta jajarannya untuk mempelajari buku-buku pelajaran sekolah di seluruh tingkat pendidikan. Mulai dari jenjang Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, hingga Sekolah Menengah Atas.
"Menindaklanjuti petunjuk dari Bapak Presiden untuk kita diminta mempelajari buku-buku pelajaran sekolah, mulai dari SD, SMP, dan SMA, yang kemudian beliau minta untuk kita perbandingkan dengan beberapa negara-negara sahabat kita," ujar Prasetyo dalam video yang diunggah Minggu (09/08/2026)
Baca Juga: Beda Jalur Hukum, Abdul Gafur Tegaskan Perjuangan Roy Suryo dan dr. Tifa Tetap Satu Arah
Arahan Presiden itu tidak berhenti pada peninjauan buku pelajaran dalam negeri saja. Prabowo juga meminta agar kualitas buku ajar tersebut dibandingkan dengan standar buku ajar di negara-negara sahabat, sebagai bahan evaluasi menyeluruh.
Melalui kolom takarir, Kemensetneg juga menyebutkan jika langkah pembaruan ini diawali dari peninjauan langsung terhadap kualitas buku pelajaran pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, yang kemudian dibandingkan dengan standar buku ajar di negara-negara sahabat sesuai arahan Presiden.
Dari hasil perbandingan tersebut, tujuan akhirnya adalah memperbaiki kualitas buku ajar bagi seluruh peserta didik Indonesia, dari jenjang SD, SMP, maupun SMA.
"Sebenarnya kita mau memperbaiki kualitas buku ajar bagi seluruh adik-adik peserta didik kita, mulai dari SD, SMP, maupun SMA," kata Prasetyo.